20 November 2012

Harus Jadi Nomor Satu?

Seorang pemuda menulis di blog-nya: "Belakangan saya merasa, hidup ini adalah sebuah persaingan. Orang-orang bersaing untuk mendapatkan kepuasan, kesuksesan, dan berbagai hal lainnya. Mulai dari tukang jualan, tukang ojek, sopir angkot, mahasiswa, karyawan, semuanya ingin mendapatkan yang lebih baik daripada orang lain. Dalam kehidupan spiritual pun orang bersaing mendapatkan amal baik sebanyak-banyaknya demi pintu surga-Nya ...."

Apakah Anda juga menganggap kehidupan ini adalah sebuah medan persaingan?

Dalam sebuah perlombaan, hadiah utamanya hanya satu, tetapi dalam kehidupan spiritual, kita semua bisa menerima hadiah yang disediakan Tuhan. Kita tidak perlu bersaing. Namun kita perlu melakukan segala sesuatu bagi Tuhan dengan intensitas yang sama seperti seorang pelari dalam lomba.


Kompetisi yang sehat dapat menjadi arena yang baik untuk mendorong orang memberikan apa yang terbaik. Namun, jiwa bersaing yang selalu ingin menang sendiri adalah sikap yang egois, lahan subur bagi iri hati, cemburu, dan perseteruan.

Kita kehilangan sukacita ketika orang lain berhasil, karena cenderung memandang mereka sebagai lawan. Pertanyaan yang seharusnya diajukan untuk memacu diri bukanlah: "Apakah kita menang?", melainkan, "Apakah kita telah melakukan yang terbaik?" —ITA

Memberikan yang terbaik adalah wujud penghormatan kita kepada Tuhan.

* * *

Sumber: e-RH, 20/11/2012 (diedit seperlunya)

==========


Artikel Terbaru Blog Ini